Sejarah Desa Wironanggan
Desa Wironanggan secara administratif adalah termasuk dalam wilayah Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo. Wilayah Desa Wironanggan Kecamatan Gatak ini merupakan daerah pedesaan, sehinggan lahan pertanian dan perkebunan sangat luas, kalaupun ada tempat usaha hanya sekedar untuk pemanfaatan lahan, Desa Wironanggan Kecamatan Gatak sebagaimana Desa di Pinggiran perkotaan sehingga masyarakatnya mempunyai ciri sebagaimana perkotaan, Heterogenitas penduduk cukup tinggi, baik dari segi pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya.
- Peninggalan Sejarah: Desa ini memiliki Sendang Tirto Wiguno, mata air purba peninggalan era Kerajaan Pajang yang dulunya kurang terawat namun kini dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi dan konservasi.
- Perkembangan Wilayah: Terletak di pinggiran kota, Wironanggan berkembang menjadi kawasan dengan heterogenitas penduduk yang cukup tinggi, menggabungkan suasana pedesaan dengan nuansa urban.
- Perubahan Sosial: Desa ini mengalami pergeseran budaya (urbanisasi) yang ditandai dengan pengaruh gaya hidup modern pada kalangan muda.
- Prestasi Lingkungan: Melalui pelestarian Sendang Tirto Wiguno, desa ini berkolaborasi dengan Astra (Kampung Berseri Astra) setelah meraih juara 3 dalam Program Kampung Iklim (Pro Klim) tingkat Kabupaten Sukoharjo.
Dengan situasi dan kondisi yang demikian itu, maka menempatkan Desa Wironanggan Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo merupakan daerah Pertanian dan perdagangan serta membudayakan peran dan fungsi Lahan, pelaksanaan hak asasi manusia dan demokrasi bagi seluruh elemen masyarakat, utamanya para penyelenggara pemerintahan.
Secara lebih terperinci, dibawah ini adalah sejarah Pimpinan Pemerintah Desa Wironanggan :
- Bapak Tirto Wirejo 1920 - 1949
- Bapak Puspo Diwiryo 1950 - 1960
- Bapak Parto Darsono 1961 - 1965
- Bapak Siswanto Hendro Winoto 1966 – 1988
- Bapak Sastro Sudiro 1988
- Achmad Muchson 1988 – 1998
- Drs. Joko Mulyono 1998
- Achmad Muchson 1998 – 2006
- Lucius Suharto BA 2006
- Suroso Hadi Saputro 2006 – 2012
- Suroso Hadi Saputro 2012 – 2018
- Dwi Suratmanto, SH 2018- sekarang
Desa Wironanggan memiliki 22 Rukun Tetangga (RT) dan 6 Rukun Warga (RW) yang terbagi dalam 2 dusun atau kebayanan.
a. Kebayanan 1
- Wironanggan RT 001 / RW 001
- Wironanggan RT 002 / RW 001
- Wironanggan RT 003 / RW 001
- Karanglo RT 001 / RW 002
- Karanglo RT 002 / RW 002
- Karanglo RT 003 / RW 002
- Cangakan RT 001 / RW 003
- Cangakan RT 002 / RW 003
- Cangakan RT 003 / RW 003
- Cangakan RT 004 / RW 003
- Cangakan RT 005 / RW 003
b. Kebayanan 2
- Godong RT 001 / RW 004
- Godong RT 002 / RW 004
- Slarong RT 003 / RW 004
- Tegalan RT 001 / RW 005
- Tegalan RT 002 / RW 005
- Tegalan RT 003 / RW 005
- Tegalan RT 004 / RW 005
- Betikan RT 001 / RW 006
- Betikan RT 002 / RW 006
- Krecekan RT 003 / RW 006
- Krecekan RT 004 / RW 006